News Update :

Football News

Tips

Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan

Menghabiskan Biaya Rp 300 juta, Proses Kerja 3 Bulan

18 Desember 2011



Hidraulik
Kecanggihan lain dari Yaris 5-pintu adalah ketinggian mobil (ground clearance) bisa dinaik-turunkan). Menurut Eric, gerakan hidraulik mencapai 15 cm. Dengan cara ini, mobil menjadi tinggi, khusus bila harus melalui jalanan rusak atau banjir. Namun untuk mengubah ketinggian ini - saat diam - harus dilakukan secara manual. Tombol pengoperasian ditempatkan di “glove box’ atau di muka penumpang depan.

Kap mesin juga dibuka secara hidraulik (tinggal pencet tombol). Ruang mesin bukan hanya dihiasi dengan lampu-lampu kecil kebiruan, beberapa komponen dilabur dengan cat warna mencolok. Untuk speaker, menggunakan 4 set Venom yang terdiri dari 2 unit sub-woofer 12 inci

Mesin Supercharger
Mesin Yaris ini juga dipermak dengan menambahkan supercharger. Tentang pemilihan supercharger ini, Ericpunya alasan sendiri. “Dengan supercharger, tenaga bawah (putaran rendah) bisa diperoleh. Sedangkan turbocharger tida,” jelasnya. Hasil dari pemasangan supecharger, tenga mesin naik ini, 33PS atau dari 109 PS kini menjadi 142 PS

Tentang pemilihan Yaris 5-pintu, untuk dimodifikasi Eric hanya berkomentar,” Sesuai dengan model yang dijual di Indonesia. Kalau tiga pintu kan tidak dijual di sini,” jelasnya.

Untuk mendapatkan hasil seperti seperti tersebut, Eric mengaku telah menghabiskan dana Rp 300 juta dengan proses pengerjaan menyita waktu 3 bulan. “Kami mengerjakannya dalam 2 tahap, satu setengah bulan pertama interior, kemudian mendadani eksterior,” jelas Andreas Santosa ahli stiker, partner kerja Eric untuk mendandani mobil ini.

Tentang ide, Eric mengaku memperolehnyasecara kebetulan. “Desain grafis digambar tidak menggunakan komputer. Begitu ada inspirasi langsung dituangkan,” tegasnya.

Dengan hasil tersebut, Eric yang bergerak dalam bisnis audio mobil dan variasi ini berhak mendapatkan satu unit Yaris dan akan diajak mengunjungi Tokyo Auto Saloon. Di samping itu, sebagai finalis, dipastikan mengantung hadiah Rp 25 juta.

Hadiah paling besar dan jangka panjang, calon konsumen yang ingin memodifikasi mobilnya sudah menunggu!

Mazda8: Kenalan, Coba dan Suka!



Performa
Pada hari kedua pada tur singkat ini dengan mengunjungi 8 tempat yang kental dengan budaya Jawa Tengah dan Yogyakarta, Kompas.com mencoba mengemudikan MPV ini. Pada tahap pertama, sudah harus menghadap tanjakan berat di hotel Puri Asri, Magelang.

Pada saat transmisi “D” kemampuan menanjak dengan muatan 5 orang dewasa (termasuki pengemudi) agak berat. Namun begitu tongkat transmisi digeser ke kanan (manual), tarikan dan respon mesin mantap! Tidak perlu digeser ke “+” untuk menambah tenaga!

Setir ringan dan responsif (menggunaan power steering hidraulik) dengan grip sangat pas untuk ukuran rata-rata orang Indonesia. Pengendalian juga oke saat harus bermanuver mendahului berbagai kendaraan umum antara Magelang-Yogyakarta dan Kota Gede.

Perpindahan gigi mulus tanpa sentakan. Bahkan saat berjalan santai dan tiba-tiba ingin mengenjar ketinggalan, begitu gas ditekan akan dalam, putaran mesin naik dengan cepat dengan perpindahan gigi berlangsung mulus.

Jok pengemudi sangat nyaman dan bisa diatur secara elektrik. Pegangan terhadap setir mantap. Pedal-pedal rem, gas dan rem parkir, bisa dioperasikan dengan mudah. Tongkat transmisi – tipe dashboard – bisa dioperasikan dijangkau dan dioperasikan dengan mudah. Hanya ukuran boks kebesaran, sehingga mengurangi ruang antara bagian tengah dashboard dengan celah kedua jok depan.

Di depan pengemudi terdapat tiga pedal, yaitu dari kanan; gas, remda dan rem parkir ang dioperasikan atau dibebaskan dengan cara menginjaknya.

3D Blackout Meter Panel
Salah unsur teknologi menarik yang digunakan Mazda pada MPV ini adalah adalah panel instrmen dengan desain yang disebut Mazda dengan 3D Blackout Panel Meter. Saat tidak berfungsi, layar yang tampak hanya hintam. Begitu dihidupkan, latar belakang biru pada bagian atas kiri an kanan bawah memberikan efek 3D dengan angka-kang dan garis strip putih. Speedomter dan tachometer seakan-akan mengapung. Semua memberi kesan modern dan tampil beda.

Untuk kenyamanan, sangat baik. Bahkan saat diperhatikan saat melewati polisi tidur, hempasan ban pantaulan suspensi sangat bagus (tidak keras). Rem juga sangat oke mantap! Pada malam hari lampu HID (high intensity discharged) atau xenon menghasilkan penerangan maksimal dan sangat baik!

Kesimpulan
Setelah mencoba dan merasakan langsung, kesimpulan Kompas.com, Mazda8 layak memosisikan dirinya di segmen MPV Premium. Bagi konsumen yang ingin memperoleh kenyamanan maksimal dan sekali waktu juga ingin melakukan perjalan bersama dengan keluarga, Mazda8 layak jadi alternatif. Pasalnya, selain kemampuan mesin oke, fitur-fitur yang menyertai MPV ini sangat lengkap! Hanya konsumsi bahan bakar yang belum diperhatikan secara seksama.

Sebagai pedoman, selama 235 km, tangki bahan bakar masih di atas setengah (kapasitas tangki 68,5 liter). Mazda mengklaim, konsumsi bensin rata-rata MPV yang menggunakan mesin 2,3 liter ini, adalah 10 km per liter (kpl).

Mitsubishi Perkuat Segmen Truk "Heavy Duty"



Tanpa seremoni berlebih, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) meluncurkan Fuso Tractor Head FV51 JH (6 x 4) transmisi manual. Truk heavy duty ini disiapkan Mitsubishi untuk memenuhi kebutuhan klien akan daya angkut dan kemampuan yang lebih besar.

Dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Jumat (16/12), produk ini ditujukan sebagai kendaraan untuk mengangkut barang di jalan raya (on road). Mitsubishi Fuso Tractor Head ditopang oleh Mesin Diesel 6M70 Common Rail Turbo Intercooler dengan sistem direct injection baru yang bertenaga 380 PS. Harganya dibanderol Rp 951 juta.

"Kehadiran produk baru ini diharapkan bisa menambah pilihan konsumen dalam menentukan kendaraan niaga yang berkualitas untuk menunjang usaha dengan pilihan yang paling sesuai kebutuhannya," tulis KTB dalam keterangan resminya.

Bridgestone Bangun Pabrik di Vietnam



Produsen ban nomor satu dunia asal Jepang, Bridgestone akan mendirikan pabrik baru di Vietnam dengan nama perusahaan Bridgestone Tire Manufacturing Vietnam (BTMV). Pabrik ini akan beroperasi pada 2014 dengan produksi ekspor ke Jepang, Eropa dan Amerika Serikat.

Menurut japantoday (16/12), pengoperasian pabrik membutuhkan sekitar 1.900 orang pekerja lokal. Kapasitas produksi 24.700 unit per hari baru terealisasi pada 2016. Pabrikan ban asal Jepang ini mengaku perlu mencari lokasi baru untuk meningkatkan kapasitas produksinya kendati basis produksi lain di Thailand dan Indonesia sudah ditingkatkan.

Sampai ini, Bridgestone masih bersaing dengan Michelin (asal Perancis) untuk mencatatkan diri sebagai produsen ban terbesar di dunia. Tahun lalu, Bridgestone berhasil mencatatkan keuntungan 98,9 miliar yen meroket jauh dari tahun sebelumnya hanya 1,04 miliar yen.

Kepulihan pasar otomotif dunia menjadi lokomotif penggerak industri ban. Beberapa negara seperti China, India dan Brasil ikut meningkatkan penjualan mobil di pasar dunia dan membutuhkan pasokan ban yang besar pula.
Sumber: Japan Today

6.000 "Bikers" Honda Berkumpul di Bromo



Sekitar 6.000 bikers menghadiri Honda Bikers Day 2011 di Taman Nasional Bromo, Jawa Timur, Sabtu ini (17/12/2011). Acara yang diselenggarakan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) ini mengusung tema "Satu Jiwa, Satu Hati" atau "One Spirit One Heart" dan berlangsung hingga Minggu (18/12/2011).

Istiyani Susriyati, Kepala Divisi Honda Customer Care Center PT AHM, mengatakan Honda Bikers Day 2011 merupakan salah satu bentuk apresiasi perusahaan atas loyalitas konsumen, khususnya para anggota klub sepeda motor Honda. "Kami ingin setiap bikers memiliki satu spirit dan satu hati untuk berbuat sesuatu yang lebih baik di masa mendatang," katanya.

Komunitas biker atau paguyuban sepeda motor Honda yang turut serta dalam acara ini datang dari sejumlah kota di Indonesia, antara lain Sumatera Utara, Palembang, Pakanbaru, Jambi, Jawa Barat, Yogyakarta, Kalimantan Barat, Samarinda, Kalimantan Selatan dan Tengah. (Roderick Adrian Mozes)

Chery Kembali ke Indonesia, Manfaatkan Astra



Kendati tidak diumumkan, Chery Automotible Company Limited telah mengakhiri kerjasamanya dengan Indomobil Group di Indonesia (sejak Maret 2011). Kini, produsen mobil asal China tersebut coba mengajak kelompok Astra untuk bekerja sama, yaitu merakitnya di PT Gaya Motor (Grup Astra). Saat ini PT Gaya Motor merakit BMW, Isuzu, Geely, Foton memproduksi beberapa komponen sepeda motor Honda.

"Saya memang pernah dihubungi mereka (Chery). Sampai sekarang belum ada kepastian," beber Ary A Mariano, Presiden Direktur PT Gaya Motor menjawab Kompas.com, akhir pekan lalu. Ary mengatakan, Chery berniat merakit produknya di Indonesia agar harganya kompetitif.

Untuk pemasaran, logistik, produksi, Chery Automobile dikabarkan menggandeng mitra lokal baru, yaitu PT Karya Semesta Investama (KSI). Untuk itu didirikan anak usaha baru PT Chery Mobil Indonesia (CMI). Dengan manajemen baru, Chery berniat pula memasarkan Eastar Cross, MPV7-penumpang dengan mesin 2,0 liter untuk bersaing dengan Toyota Kijang Innova.

Tata Nano
Selain Chery, Ary Mariano juga mengatakan Tata Motors, India juga menjajaki Gaya Motor sebagai perakit. "Mereka mau merakit Nano di sini (Indonesia). Namun sampai kini belum ada kelanjutannya. Masih sebatas wacana," lanjut Ary.

Ary menegaskan, Gaya Motor punya kemampuan akomodatif bagi semua klien yang mau merakit kendaraannya di Indonesia. "Mulai dari BMW, Jerman yang berstandar tinggi sampai Geely, merek dari China, dirakit di sini.

Evan Sanders Rahasiakan Identitas Pacar

14 Desember 2011



Evan Sanders bersikeras menyembunyikan identitas kekasihnya. Mantan VJ MTV ini memilih menutup rapat hubungannya dengan kekasih.

"Semuanya aman-aman saja, enggak ada masalah apa-apa," kelit Evan ditemui di Hotel Aston Marina, Jakarta Utara, Selasa (13/12/2011).

Menurut Evan, dirinya sudah beberapa tahun berpacaran. Hanya saja, selama ini dia memilih menghindari pemberitaan.

"Kita sudah beberapa tahun kok," tandasnya.(rik)

Audi Q7 untuk Jegal Kesuksesan BMW X6



Bos desain VW Group, Walter de'Silva mengonfirmasikan akan memproduksi crossover dua pintu untuk menjegal BMW X6 di segmen SUV Premium dengan nama Q6. "Kondisinya siap produksi untuk mengisi celah antara Q5 dan Q7," beber de'Silva tanpa memberi merinci jadwal peluncuran.

Desain Q6 mengikuti rivalnya BMW X6, dengan atap belakang yang landai. Hal itu dilakukan untuk menarik konsumen di segmen tersebut yang menginginkan SUV bergaya kupe. De'Silva pada kesempatan yang sama juga mengindikasikan akan menghadirkan SUV lain di bawah Q5 -diberi nama Q4 - untuk menandingi BMW X4 di entry level SUV Premium.

Perang Dingin Toyota - Subaru



Perang dingin Toyota dan Subaru di sini bukan saling menjatuhkan atau "adu mulut", tapi keduanya tengah berpacu memberikan performa terbaik dari produk kembar Toyota 86 dan Subaru BRZ.

Toyota mengumumkan bahwa FT 86 punya versi cepat garapan TRD dengan menyuntikan mesin yang dilengkapi supercharger. Subaru juga tak mau kehilangan muka. Seperangat turbocharger sudah dipersiapkan untuk mesin boxer yang bersemayam di balik kap mesin BRZ.

Peranti pendongkrak tenaga BRZ di mesin FA20 diproduksi pabrik Oizumi, Jepang, tempat jantung pacu BRZ juga dirakit serta beberapa mesin produk Toyota dan Scion. Tidak menutup kemungkinan jika proyek turbo ini berjalan dengan 'manis' model Subaru ke depannya juga akan dirakit di Oizumi.

Perihal "perang" dongkrak tenaga ini coba Kompas.com tanyakan kepada Glenn Tan, Group Chief Executive Motor Image, yang juga Presiden Direktur PT TC Subaru. Ia menegaskan hingga saat ini belum ada rencana penggunaan turbo pada mesin BRZ. Bisa jadi Subaru 'panas' ketika mengetahui jika TRD akan memasok supercharger pada Toyota 86.

Hingga informasi ini diturunkan belum ada kepastian ukuran turbo yang akan digunakan. Rumor yang beredar mengindikasikan BRZ akan memproduksi tenaga 300 PS seperti yang dimiliki WRX. Kira - kira, di antara 86 dan BRZ siapa yang lebih unggul dalam hal performa?

Mitsubishi Indonesia Punya Dua Model Baru untuk 2012



Mitsubishi Indonesia punya dua produk baru yang akan dipasarkan semester kedua 2012. Masing-masing Mirage mengisi segmen city car dan Outlander Sport menyasar segmen crossover.

Pelepasan Mirage di Indonesia bergantung pada peluncuran perdana yang rencananya dilakukan di Thailand, April 2012 (mundur sebulan). "Sepertinya, baru pada semester dua tahun depan. Bisa lebih dari tiga bulan terpautnya," ujar Tetsuya Katori, Unit Head of Marketing Division PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) menjawab Kompas.com, di Batu, Jawa Timur, akhir pekan lalu.

Mirage dipastikan bakal diimpor utuh (completely built up) dari Thailand. Pilihan Mitsubishi ini terbilang logis karena Indonesia dan Thailand masuk dalam perjanjian perdagangan bebas AFTA (ASEAN Free Trade Area) sehingga kegiatan ekspor-impor tak dikenakan pajak bea masuk.

Untuk patokan harga jual Tetsuya mengatakan, bandrol Nissan March Rp141, 1 juta di Indonesia bisa menjadi acuan. "Harganya tak akan terpaut jauh dari March, tinggal kami menekankan kelebihan Mirage," lanjut Tetsuya.

Untuk Indonesia, Mirage akan dibekali mesin 1,2 liter dengan target konsumsi bahan bakar di atas 20 kpl. Berbeda dengan yang dipasarkan di Jepang, global small car Mitsubishi ini akan menanggalkan peranti pengirit bahan bakar (sistem stop/start) dan hanya mengandalkan continuously variable transmission (CVT).

Sedangkan untuk Outlander Sport, KTB berencana menyiapkan pabrik baru untuk merakit CKD juga mulai paruh kedua tahun depan. Keputusan ini dilakukan untuk memangkas bea masuk 40 persen kalau harus memasok CBU dari Jepang. "Kalau dengan CKD pajaknya lebih kecil (15 persen)," cetus Tetsuya.

Crossover ini dibekali mesin 2.000 cc 16 Valve Inline DOHC MIVEC yang menghasilkan tenaga maksimum 150 PS pada 6.000 rpm dan torsi maksimum 20,1 kgm pada 4.200 rpm. Mitsubishi mengklaim, konsumsi bahan bakar tercatat 15,2 km/L untuk jenis 2WD dan 15.0km/L untuk model 4WD.

"Outlander Sport akan mengisi segmen di bawah Pajero Sport. Untuk patokan harga sekitar Rp300 jutaan, pastinya di bawah kompetitor (Honda) CR-V," lanjut Tetsuya.

Tambahan informasi yang masuk ke redaksi Kompas.com, KTB mau meluncurkan Outlander Sport dan Mirage di ajang Indonesia International Motor Show yang dihelat September 2012. Ajang ini menjadi pilihan yang tepat karena bisa menciptakan animo sekaligus ajang promosi untuk produk-produk baru.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Moto GP News

Formula 1 News

Basketball News

Football Dan video unik

 

© Copyright Sekedar Info 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.