News Update :

Football News

Tips

Tampilkan postingan dengan label Formula F1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Formula F1. Tampilkan semua postingan

Air Asia Tetap Dukung Caterham F1

5 Januari 2012


NORFOLK - AirAsia tetap memberikan dukungannya kepada Caterham F1. Terbukti, maskapai pesawat asal Malaysia itu memperpanjang kontrak selama satu tahun lagi bersama tim Caterham F1.

Ini tentu sangat wajar. Pasalnya, team principal Caterham Tony Fernandes, adalah salah satu pendiri AirAsia. Menurut Bursa Malaysia, perusahaan penerbangan itu siap memberikan dukungan uang sebesar USD1.14 juta kepada Caterham.

"Berdasarkan perpanjangan kontrak, AirAsia akan menjadi mitra Caterham F1 dan sponsor untuk program pengembangan pembalap untuk durasi musim balap F1 2012 di persyaratan yang sama sebagaimana diatur dalam perjanjian, kecuali dalam hubungannya dengan sponsor jumlah dari perusahaan untuk Caterham F1," demikian pernyataan AirAsia, Rabu (3/1/2012).

Perjanjian ini merupakan bagian dari tawaran maskapai penerbangan biaya rendah untuk memanfaatkan sponsor olahraga untuk mendorong aspirasi konsumen dan membangun tema yang berhubungan dengan olahraga dalam kaitannya dengan kampanye penjualan untuk berbagai tujuan penerbangan.

Perusahaan bermaksud untuk memanfaatkan hubungan dengan F1 buat meningkatkan persepsi brand dari yang pembawa biaya rendah, untuk merek yang terkait dengan olahraga dengan teknologi tinggi.

Caterham melakukan di F1 dengan nama Lotus Racing pada Formula One 2010. Setelah pertikaian yang panjang dengan Renault, mereka memutuskan untuk mengganti nama menjadi Caterham F1 pada musim 2012.
(hmr)

Barrichello Mungkin Bertahan di Williams


GROVE - Nasib Rubens Barrichello memang masih belum jelas. Namun, banyak kalangan memperkirakan Williams akan mempertahankan pembalap veteran itu untuk menghadapi Formula One 2012 mendatang.

Setelah Williams memastikan Pastor Maldonado untuk balapan F1 musim 2012, maka peluang Barichello untuk berlaga di F1 sebanyak 20 kali menjadi sangat tipis. Sebab, Williams dikabarkan tengah mencari rekan baru buat Maldonado.

Sejumlah nama mencuat ke permukaan, salah satunya mungkin Adrian Sutil, yang disebut-sebut akan menjadi partner baru Maldonado. Namun, menurut salah seorang sumber yang dekat dengan Barrichello, pembalap asal Brasil itu akan tetap di Williams.

"Barrichello telah kembali menjadi salah satu kandidat dan memiliki kemungkinan untuk tetap memperkuat Williams pada musim 2012 mendatang," demikian kata sumber yang dekat dengan Barrichello itu.

Bahkan, menurut rumor yang beredar, Barrichello sedang mempersiapkan dana sebesar USD5 juta untuk memberikan uang pribadinya ke Williams, sehingga bisa mendapatkan tempat di tim yang bermarkas di Grove itu.

"Rubens Barrichello dikabarkan kembali bertarung untuk memperebutkan satu tempat, yang nyaris keluar dari Williams sejak Grand Prix Brasil, November kemarin," demikian tulis koresponden The Telegraph, Selasa (3/1/2012).
(hmr)

Fuhr: Pakai V6, Suara Mobil F1 Tetap Bising


BRACKLEY - Tahun 2014, F1 memutuskan untuk beralih ke mesin V6. Hal ini membuat banyak fans ajang adu jet balap ini khawatir mesin itu akan membuat mobil kehilangan suara bising, di mana kekhawatiran ini ditampik oleh Managing Director Mercedes GP divisi Mesin, Thomas Fuhr.

Saat ini tim-tim di F1 memakai mesin mobil V8, setelah pada musim 2005 sempat mengabaikan mesin V10. Untuk tahun 2014, Federation Internationale de l’Automobile (FIA) yang membawahi F1 telah memutuskan untuk kembali mengganti standar mesin yang digunakan dari V8 menjadi V6.

Dengan mesin V6, diharapkan kapasitas enam silinder turbo dengan pemulihan energi dan pembatasan bahan bakar yang berkapasitas 1.6 liter bisa menggantikan kapasitas 2,4 liter yang biasanya dipergunakan oleh V8. Tak hanya itu, batasan kapasitas maksimum mesin juga meningkat dari 12000 rpm menjadi 15000 rpm.

“Dengan batasan 15000 rpm, mesin akan memiliki suara yang hebat dan dengan enam pipa yang masuk ke dalam turbocharger, saya pikir itu akan terdengar sangat-sangat menyenangkan,” ujar Fuhr seperti dilansir dari PlanetF1, Rabu, (4/1/2012).

Keputusan FIA ini memang mendapat respon positif dari Fuhr yang memberikan pujian dan mengpresiasi secara khusus produsen mesin mobil. Menurut Fuhr, ini adalah opsi terbaik untuk memangkas pengeluaran, dan membuat olahraga balap ini lebih ‘hijau’ (ramah lingkungan).
(seb)

Di Resta: Saya Mampu Saingi Vettel dengan Syarat???


SILVERSTONE - Pembalap Force India, Paul Di Resta menyimpan kerinduan untuk kembali bersaing dengan Sebastian Vettel dalam ajang Formula One (F1). Walau begitu, Di Resta sadar tidak mungkin bisa menyaingi Vettel kecuali mereka memiliki kekuatan mesin yang sama.

Di Resta dan Vettel adalah rekan satu tim dalam ASM Formula 3, selama kejuaraan Formula 3 seri Eropa. Kejuaraan itu sendiri akhirnya dimenangkan oleh Di Resta, namun mulai dari sana nasib keduanya berubah, seperti pepatah hidup bagaikan roda yang berputar, kadang di bawah, kadang di atas.

Vettel bergabung dengan BMW sebagai pembalap cadangan di musim 2007, kemudian hijrah ke Toro Rosso pada akhir musim 2007, dan karirnya berlanjut ke Red Bull Racing pada 2009, dan menjadi jawara. Sementara itu, usai menjuarai F3 seri eropa, Di Resta bergabung dengan DTM touring car, dan baru bisa menembus F1 dalam tim Force India.

“Kami adalah rekan satu tim di Formula 3 pada tahun 2006 dan kami memiliki peralatan yang sama. Beruntung, saya keluar sebagai pemuncak (di klasemen) kala itu dan kami memiliki pertarungan hebat,” ujar Paul Di Resta seperti dilansir dari PlanetF1, Rabu, (4/1/2012).

“Saya suka membalap dengan dia di Formula One. Saya memiliki banyak respek atas apa yang dicapainya. Anda tidak bisa mengesampingkan apa yang diraihnya tahun ini atau meremehkan suksesnya, tetapi dia berada di mobil terbaik,”imbuhnya.

Paul Di Resta berpasangan dengan Adrian Sutil di Force India, pada musim 2011 lalu. Kini di musim 2012, pembalap Skotlandia itu akan berpasangan dengan Nico Hulkneberg, dan baginya pergantian rekan setim itu tidak menjadi masalah.

“Saya tidak peduli pembalap mana yang akan menjadi rekan setim selama saya bisa mengalahkan mereka (pembalap lainnya). Tetapi anda membutuhkan seseorang yang mendorong anda pada saat yang bersamaan,” tandasnya.
(seb)

Newey: Vettel Selalu Evaluasi Diri


MILTON KEYNES - Kepala desainer Red Bull Racing, Adrian Newey nampaknya sangat mengagumi Sebastian Vettel. Menurut Newey, Vettel adalah orang yang tidak cepat puas dan selalu mengevaluasi diri.

Vettel menjadi tokoh sentral dalam pagelaran F1GP 2011 lewat performa gemilang yang membawanya meraih gelar juara bersama Red Bull Racing. Newey mengungkapkan, meski sudah menjadi yang terbaik, bukan berarti Vettel berpuas diri dan berleha-leha menghadapi persaingan di F1GP.

“Saya kira yang bisa dikatakan adalah Seb adalah pemuda yang sangat cerdas yang terdeterminasi, sangat ingin tahu, dan mencoba mengerti segala hal baik tentang mobil maupun performanya, dan bila dia membuat kesalahan, yang tentu saja manusiawi, maka dia akan belajar dari hal itu,” ujar Newey, dilansir dari Autosport, Rabu, (4/1/2012).

“Jadi dia akan melakukan analisis dengan sangat teliti atas segala hal yang dia telah lakukan di tahun ini dan mencoba untuk mengembangkan itu. Satu contohnya adalah setelah Montreal, ketika dia kebingungan usai balapan, karena dia telah dikalahkan di lap akhir, padahal mendominasi balapan,” terangnya.

Pada F1GP Kanada musim 2011, Vettel memang terpukul. Bagaimana tidak, kala itu Vettel memulai lomba sebagai peraih pole position, dan dan begitu menguasai balapan. Sayang, pada lap-lap akhir, Jenson Button berhasil menyalip Vettel dan menjadi juara. Hal seperti inilah yang selalu dievaluasi oleh Vettel.

“Kami semua ingin jujur. Sebagai tim kami semua belajar dari hal itu, dan saya menendang diri sendiri karena kami tidak cukup mengambil tindakan dalam beberapa bagian penting (dalam balapan), yang sebenarnya kami bisa sebelum bendera merah dikibarkan, kami bisa mengatakan hal lebih tentang perkembangan Jenson di beberapa lap akhir itu. Pada hal-hal kecil itulah yang anda harus pelajari.
(seb)

Schumi Optimistis Bisa Menang di F1


BRACKLEY – Pembalap veteran Michael Schumacher menyambut musim 2012 dengan optimis. Dia yakin akan mendominasi balapan di edisi ini.

Pascakembali dari masa pensiunnya pada musim 2010, Schumi panggilan akrabnya memang belum meraih podium. Kemenangan terakhirnya di F1 saat dia masih mengendarai mobil Ferrari pada musim 2006.

Juara dunia tujuh kali ini juga yakin dengan kemampuan timnya Mercedes GP yang bakal sukses di tahun ini. “Saya yakin dengan Mercedes dan saya yakin sukses,” ujar Schumi, seperti disitat CityTV, Kamis (5/1/2012).

Selama musim lalu, Schumi tak lepas dari kritikan akibat performanya yang biasa saja dari para pengamat F1. Bahkan ada yang mengatakan, Schumi gagal total melakukan comeback-nya.

Meski Kontrak Schumi akan bakal habis pada akhir musim ini, tapi dia akan tetap membantu timnya ini untuk bisa bersaing di papan atas. “Kami butuh langkah kecil lainnya dan kami akan menuju ke papan atas,” tekadnya.

Di masa keemasannya, sebelum dia pensiun pada 2006 lalu, Schumi tercatat telah menang sebanyak 91 kali dengan 288 balapan yang dijalaninya.
(fir)

Rosberg Senang Mercedes Bolos Tes Awal 2012



BRACKLEY – Nico Rosberg menyepakati keputusan tim Mercedes, untuk melewatkan sesi tes resmi awal musim 2012, bahkan Rosberg mengaku senang, karena bisa memperpanjang waktu untuk mengembangkan mobil barunya.

Mercedes yang akan menggunakan mesin baru W03, masih membutuhkan waktu untuk bisa ‘nyetel’ dengan sistem sasis dan sejumlah perangkat lainnya. Akhirnya tim memutuskan untuk ‘bolos’ tes resmi awal, yang akan digelar F1, di sirkuit Jerez, pada 7-10 Februari mendatang.

“Ya, ini kan pilihan yang dibuat tim dan saya senang dengan keputusan tersebut,” tutur Rosberg, sebagaimana dikutip Eurosport, Selasa (3/1/2012).

“Hasil ini diambil dari hasil kompromi antara jadwal tes yang terlalu dini dengan waktu singkatnya waktu yang kami punya untuk mengembangkan mesin baru. Tim butuh jalan tengah dan mereka akhirnya memutuskan, melewatkan sesi tes adalah jalan yang terbaik,” tambah pembalap asal Jerman itu.

Kendati demikian, Rosberg tidak setuju jika hanya karena tidak ikut tes, Mercedes dinilai kurang kompetitif, untuk musim 2012.

Dengan jalan yang dilakukan pabrikan kami sekarang, saya tetap percaya diri akan musim baru nanti,” lanjutnya.

“Saya yakin dan senang jika kami bisa ‘akur’ dengan mesin yang diberikan pabrikan kami dan saya optimis. Tim ini akan mengalami perkembangan yang besar,” tutup Rosberg.
(raw)

Raikkonen: Saya Masih Secepat Dulu

23 Desember 2011


HELSINSKI - Kimi Raikkonen bersikeras dia masih secepat saat sebelum pembalap asal Finlandia ini meninggalkan dunia Formula One. Belakangan, banyak pihak yang meragukan kemampuan Raikkonen ketika memutuskan kembali ke balap jet darat ini dengan tim Lotus tahun depan.

The Ice Man juga telah mendapatkan kontrak dua tahun dengan tim dan akan membuat comeback pertamakalinya pada tahun 2012 setelah Raikkonen absen dua musim dari Formula 1.

Juara dunia 2007 ini mengatakan, motivasinya lebih tinggi daripada sebelumnya dan yakin dia akan secepat sebelum dia terjun ke dunia rally.

"Saya lebih termotivasi dari sebelumnya dan saya tidak berpikir saya telah kehilangan kecepatan apapun," ujar Raikkonen di situs Lotus Renault, Kamis (22/12/2011).

"Berada di atas ban akan menjadi hal tersulit, tentu saja, tapi saya tidak benar-benar khawatir,” lanjutnya.

Raikkonen menuturkan, kendati ada beberapa peraturan yang berubah, namun dia percaya tak akan berpengaruh secara signifikan dan dia yakin bisa cepat beradaptasi. Mantan driver Ferrari ini juga percaya dengan kemampuan mobil yang akan dikendarainya.

"Meskipun peraturan teknis tampaknya tidak banyak berubah, mereka memberlakukan aturan yang untuk mengubah beberapa elemen yang harus dirancang ulang. Akibatnya, mobil ini akan secara signifikan berbeda tahun depan. Itu akan membuat hal yang sangat menarik," paparnya.

"Saya sudah dua kali mengunjungi Enstone (markas Lotus). Yang pertama, bersama tim pesta Natal, yang membuat saya menyadari betapa dukungan untuk saya masih besar, dan yang kedua, pekan lalu, yang memungkinkan saya untuk memahami bahwa tim ini tidak akan menjadi juara dunia secara kebetulan,” jelasnya.

"Saya juga melihat semua investasi yang telah mereka buat: membangun simulator baru, CFD upgrade, 60 persen terowongan angin. Ini memberi saya banyak kepercayaan untuk musim depan,” imbuhnya.

"Saya telah terkejut melihat betapa besar reaksi mereka terhadap saya. Saya kira sebagian orang merindukan kehadiran saya di Formula 1!" ucapnya.

Dia menyatakan kembali ke Formula 1 seperti datang kembali ke rumahnya setelah dua tahun di WRC (World Rally Championship).

"Mari kita begini: Sebelum dua tahun saya hijrah ke rally, saya memiliki sembilan musim, 157 balapan dan 18 menang di Formula 1. Saya tahu olahraga ini dengan baik,” katanya.

“Ketika saya pergi ke reli dan ketika saya mencoba NASCAR, ada banyak hal-hal baru yang saya pelajari, tetapi dengan Formula 1, saya merasa seperti saya pulang ke rumah. saya tidak sabar untuk mendapatkan kembali posisi di belakang kemudi," pungkasnya.

(win)

Hulkenberg Lega Bela Force India


SILVERSTONE - Nico Hulkenberg dikabarkan sudah mendapatkan satu tempat di Sahara Force India untuk Formula One (F1) 2012. Mendengar berita ini, sudah pasti membuat Hulkenberg lega.

Seperti diketahui, Hulkenberg adalah mantan pembalap cadangan Force India pada F1 2011 kemarin. Tapi pada musim ini, Force India akan mempromosikannya ke pembalap inti untuk menggantikan posisi Adrian Sutil.

Konfirmasi ini baru dilakukan pada pekan lalu dan Hulkenberg mengaku tegang menunggu kabar itu. "Seperti yang anda katakan, tentu saya lega mendengar kabar ini," kata Hulkenberg disitus resmi F1, Kamis (22/12/2011).

"Selama anda belum dapat kepastian mengenai masa depan anda, anda tentu akan merasa tegang. Ini momen yang sangat fantastis ketika semua tekanan tiba-tiba hilang begitu saja," sambung mantan pembalap Williams itu.

Hulkenberg mengaku peranan sebagai pembalap ketiga di Force India, membantunya bertahan di tim yang dulunya bernama Spyker F1 itu untuk membalap di ajang F1 tahun depan.

"Saya memang tidak turun balapan, tapi saya yakin mempertahankan kebugaran. Meski saya kesulitan membalap hanya untuk 20 lap, saya mampu beradaptasi dengan cepat. Bahkan, lebih baik dari yang saya harapkan," jelas Hulkenberg.

"Pada awal tahun depan, saya membutuhkan waktu untuk menyamai level seperti akhir musim 2010 kemarin. Namun dengan bantuan tim, saya bisa beradaptasi dengan cepat," tandas pembalap asal Jerman itu.
(hmr)

Tahun Transisi Buat HRT


GREDING - Tim prinsipal Hispania Racing Luis Perez-Sala mengatakan, butuh waktu bagi tim asal Spanyol itu untuk berbicara banyak di balapan Formula One (F1) 2012. Apalagi, HRT baru saja mengganti tim prinsipal. Perez-Sala beranggap ini akan menjadi masa transisi buat HRT.

Ya, HRT memang baru mengganti kepemilikan tahun ini dan pindah markas dari Valencia ke Jerman. HRT juga menyewa Pedro de la Rosa. Pembalap veteran itu dikontrak selama dua tahun oleh HRT.

Perez-Sela, yang baru menjadi tim prinsipal setelah Colin Kolles mundur mengatakan, HRT semakin menghadapi musim yang berat. Dia sadar untuk memperbaiki pencapaian musim lalu sangat membutuhkan waktu.

"Kita telah mengungguli Virgin tahun ini. Tapi, 2012 akan menjadi masa transisi buat kami," kata Perez-Sela. "Apa yang kita inginkan adalah membangun tim yang solid dan anda tahu tidak bisa melakukannya dalam sehari, sebulan atau bahkan setahun."

"Kita ingin membangun basis kecil dan membuatnya menjadi solid selangkah demi selangkah. Ini akan menjadi tahun transisi dan kita hanya ingin tim maju selangkah demi selangkah," lanjutnya.

"Kita ingin melihat ada peningkatan dari awal hingga akhir tahun mendatang," pungkasnya sebagaimana dilansir Autosport, Kamis (22/12/2011).
(hmr)

Coughlan Beri Analisis Kegagalan Williams

21 Desember 2011


GROVE – Direktur Teknik Williams, Mike Coughlan menyebut kegagalan WilliamsF1 tidak bersumber pada satu masalah saja. Menurutnya, banyak masalah teknis yang menyebabkan penampilan Williams tampil di bawah performa.

Cukup memprihatinkan memang, mencermati performa tim yang berbasis di Grove tersebut. Melihat klasemen akhir konstruktor, Williams berada di peringkat 9. Mereka hanya berhasil mengemas lima poin di sepanjang musim kemarin. Berangkat dari sejumlah kegagalan ini, Coughlan menilai tim telah belajar dari keputusan yang diambil di masa lalu.

“Saya pikir tidak hanya aerodinamika, saya pikir kami telah melakukan perjudian efektivitas dengan sesuatu di mana kami harus membayarnya dari sudut pandang performa dinamis mobil. Tetapi yang akan sebanding dengan keuntungan aero-dinamis,” ujar Coughlan yang pernah bekerja sebagai chief desaigner McLaren dari 2002 hingga 2007.

“Jelas, itu tidak bisa dilunasi. Setelah itu berjalan, kami telah melihat musim yang lebih baik. Anda juga harus menghitung blown-floor lebih banyak dan lebih umum,” sambungnya. Dia juga menjelaskan, Williams tidak pernah berhenti untuk selalu terus mengembangkan performa mereka di dalam terowongan-angin.

“Kami menghabiskan waktu pengembangan di wind-tunnel untuk melihat seberapa banyak waktu blown-floor yang mungkin telah kami dapatkan," tukas Coughlan.

"Tetapi pada akhirnya kami tidak bisa mendapatkan blown floor. Jadi kami bisa mengatakannya di belakang pada waktu ini di mana pekerjaan kami tersita akan lebih baik pada un-blown floor,” Coughlan menuturkan.
(edo)

Alonso Rindu Kemenangan


MARANELLO - Pembalap Ferrari, Fernando Alonso nampaknya tidak pernah lelah menyatakan optimisme serta ambisinya menatap balapan di musim 2011 mendatang.
Serangkaian pengembangan mobil yang dilakukan tim markas besar mereka di Maranello, menjadi alasan utama The Spaniard tampil lebih percaya diri.

Dan bukan hanya Alonso saja yang menyatakan sikapnya untuk bisa tampil kompetitif di musim depan nanti. Presiden tim, Luca Di Montezemolo dan Tim Prinsipal, Stefano Domenicali pun sempat mengutarakan optimisme selangitnya, The Prancing Horse bisa mengembalikan masa keemasan mereka.

"Ini satu momentum ketika seseorang selalu merasa optimistis. Tetapi kami harus tetap menunggu untuk memulai musim ini, melihat di mana kami sebenarnya," kata Alonso dikutip Planet F1, Rabu (21/12/2011).

Alonso menjelaskan, perubahan besar telah dilakukan timnya menatap musim 2012 mendatang dengan berbagai perubahan struktur, teknik dan pendekatan yang dilakukan Ferrari dalam merancang generasi penerus F150th Italia. "Itu benar, dalam beberapa hari lalu, ada perasaan bagus di Maranello dan ada kepercayaan tentang itu."

"Kami ingin merasakan reaksi aneh pada diri sendiri dengan rasa kemenangan yang telah hilang dari diri kami untuk sementara waktu," Alonso melanjutkan.

Masih dalam kesempatan itu, Alonso menyatakan timnya telah melakukan perubahan dan terobosan baru untuk meningkatkan sejumlah wilayah penting dari mobil seperti suspensi dan aerodinamika. "Di akhir musim semi, kami membuat perubahan penting untuk struktur bagian teknis tim dan sekarang, kami mengaplikasikan pendekatan baru, mengurangi satu konservatif, dengan desain mobil baru."

"Filosofi di belakang mobil 2012 yang sangat berbeda dibanding 2011. Terutama di beberapa area kunci seperti suspensi dan dinamika," Alonso menuturkan. (edo)

Sutil Mencari Tim


STAMBERG - Lepas dari Force India, Adrian Sutil kini tengah bersiap untuk mencari tim yang bersedia menampungnya untuk balapan di musim kompetisi 2012 nanti. Manajernya, Manfred Zimmermann mengatakan saat ini ada sejumlah tim yang representatif sebagai pelabuhan baru pembalap asal Jerman tersebut.

Crash, Rabu (21/12/2011) melaporkan, Williams dan Caterham F1 (dulu Team Lotus) menjadi opsi tim yang bakal diperkuat Sutil pada musim depan. Hingga saat ini, hanya Williams yang belum menetapkan satu pembalapnya, setelah Rubens Barrichello didepak dari tim. Sementara, Caterham F1 sendiri akan diperkuat dua pembalapnya di musim 2011 lalu, Heikki Kovaleinen dan Jarno Trulli.

Selain kedua tim tersebut, rumor yang berhembus menyebutkan Ferrari berniat merekrut Sutil setelah kontrak dengan Felipe Massa berakhir. Lebih dari itu, Hispania Racing Team dilaporkan juga menaruh ekspektasi kepada mantan pembalap Midland F1 Racing Team tersebut.

Membaca spekulasi yang berkembang seputar masa depannya kliennya, Zimmermann memilih tidak mau berspekulasi. "Ini akan menjadi taktik yang aneh untuk memberikan nama nama tim yang akan Anda ajak bicara," kata Zimmermann.

Sekali lagi, Zimmerman tetap teguh pada pendiriannya untuk belum mau bicara terkait di mana Sutil akan berlabuh. "Kami akan tetap tenang dengan pilihan kami dan memutuskan apa yang masuk akal," sambungnya.

Dia melanjutkan, Sutil tidak terlalu terburu-buru untuk mengambil keputusan terkait masa depannya. "Masa depan Sutil belum pasti sekarang. Tetapi, kami tidak akan mengambil keputusan jangka pendek dengan panik. Kami tidak terburu-buru dan sampai 7 Februari, ketika test dimulai."

Sedangkan, menurut salah seorang sumber menyebutkan Williams menjadi tim terdepan yang ingin mendapatkan jasa Sutil untuk menemani Pastor Maldonado sebagai ujung tombak tim. Istimewanya, sumber tersebut juga menyampaikan, Ferrari telah memproyeksikan Sutil untuk musim balap 2013 mendatang.

"Williams sangat tertarik. Tapi bagaimanapun Sutil akan tetap menjadi pilihan menarik untuk Ferrari pada 2013. Itulah mengapa hanya Williams yang ingin merekrutnya selama satu tahun," kata sumber tersebut.
(edo)

Alonso Sambut Raikkonen


MARANELLO – Fernando Alonso menyambut hangat kembalinya Kimi Raikkonen ke lintasan F1. Ya, musim 2012 nanti panggung sirkus F1 akan diramaikan setidaknya enam juara dunia.

Lewis Hamilton, Jenson Button, Sebastian Vettel, Fernando Alonso, Michael Schumacher dan Raikkonen akan ikut bersaing memperebutkan satu trofi juara dunia. Jadi, bisa diprediksi persaingan musim depan bakal berlangsung lebih sengit dan ketat.

Raikkonen yang sebelumnya sempat menghilang dua musim dari F1 akhirnya menyatakan komitmennya kembali. Bersama Lotus-Renault, The Iceman akan kembali bersaing dengan Alonso. Menanggapi come back Raikkonen, Alonso pun mengaku senang.

“Saya menyambut kembali dirinya. Dia pembalap hebat,” kata Alonso dalam sebuah konferensi pers di Madrid. Masih menurutnya, Raikkonen merupakan salah satu pembalap dengan bakat dan talenta brillian. “Dia salah satu pembalap dengan talenta besar di grid, juara dunia, orang yang luar biasa,” seru Alonso.

“Jadi, ini akan sangat menarik untuk membalap di sampingnya,” sambung mantan juara dunia 2005 dan 2006 itu sebagaimana dikutip Autosport, Rabu (21/12/2011).

“Saya tidak membandingkan dirinya dengan siapapun, tetapi memulai balapan di saat ini tidak sama lagi dan sampai melewati tikungan pertama di samping Kimi, daripada berada di sisi pembalap muda atau pemula," Alonso melanjutkan.

"Bertarung dengan juara dunia seperti ini memberikan Anda rasa berbeda dan lebih banyak kewaspadaan,” tutur Alonso.
(edo)

Alonso Bicara Pembalap yang Resign


MARANELLO – Pembalap Ferrari, Fernando Alonso cukup terkejut dengan keputusan Scuderia Toro Rosso yang mendepak kompatriotnya, Jamie Alguersuari dari kursi pembalap STR. Meskipun, The Spaniard sendiri belum mengerti situasi sebenarnya di STR.

Memasuki musim depan, STR memang merekrut dua pembalap belia binaan Red Bull Daniel Ricciardo dan Jean Eric-Vergne sebagai ujung tombak tim. Filosofi Red Bull yang mengembangkan driver program didikan tim Banteng Kembar setidaknya menjadi alasan kuat, tim satelit Red Bull itu mendepak Alguersuari dan Sebastian Buemi.

“Saya tidak memiliki opini yang kuat tentang itu,” kata Alonso dikutip Autosport, Rabu (21/12/2011). “Saya tidak tahu bagaimana Toro Rosso bekerja dan bagaimana mereka senang atau tidak senang dengan pembalap mereka,” ujarnya.

“Saya mungkin terkejut sama seperti setiap orang lainnya, mereka merubah pembalap secara tiba-tiba, karena Anda biasanya membutuhkan konsistensi di dalam tim, untuk menggantikan keduanya sama seperti mulai dari awal dan Anda tidak akan memiliki musim dingin yang tangguh dalam hal evolusi dan tes mobil,” jelas Alonso.

Dan sekali lagi, Alonso mengungkapkan keterkejutannya atas hengkangnya Alguersuari dan Buemi serta Adrian Sutil dari Force India. “Tetapi saya juga terkejut tentang itu. Saya juga surprise mengenai Sutil yang juga tidak mampu bertahan dan sama seperti pembalap lainnya.

"Tapi saya paham, STR seperti tim junior Red Bull dan mereka memiliki pembalap muda dan mereka juga masih memiliki dua kursi di STR. Jadi, mereka merasa membutuhkan perubahan pembalap dan mencoba dua pembalapnya. Tetapi saya juga tidak mengetahui situasinya,” Alonso menuntaskan.
(edo)

Vettel 'Disalip' Bintang NBA


BADEN BADEN – Di lintasan balap, boleh saja Sebastian Vettel merasa digdaya. Tapi tidak di hadapan seribu lebih pewarta olahraga Jerman. Vettel disalip bintang Dallas Mavericks, Dirk Nowitzki, terkait award atlet putra terbaik Jerman.

Melalui voting dari 1.500 jurnalis olahraga Jerman, Vettel kalah suara dari bintang Mavs itu. Alhasil, Nowitzki yang dinobatkan menjadi yang terbaik di antara sejumlah atlet Jerman tahun 2011.

Keduanya memang sukses membawa timnya masing-masing, menjadi kampiun di tim mereka. Vettel didapuk menjadi jawara F1 bersama Red Bull, sementara Nowitzki membawa Mavs juara NBA 2011.

Tapi, pandangan publik Jerman tak memihaknya. Nowitzki yang sukses menggondol trofi tersebut, tak pelak menghaturkan rasa bangganya dan menganggap, musim lalu merupakan musim terbaiknya menjadi seorang pebasket.

“Setelah bertahun-tahun perjalanan saya, musim 2011 saya akui menjadi tahun terbaik dalam karier saya,” ucap Nowitzki usai dinobatkan dan menerima award yang berusia 64 tahun itu via teleconference, seperti dinukil Formula-One, Rabu (21/12/2011).
(raw)

Keteguhan Hati Montezemolo


MARANELLO – Nada optimisme Ferrari akan kembali mengulang masa jayanya disuarakan Presidennya, Luca di Montezemolo. Orang nomor satu di Maranello itu memegang teguh prinsip, Tim Kuda Jingkrak akan bisa kembali meraih momentum emasnya.

Melihat rekam jejak tim yang identik dengan warna merah tersebut memang cukup memprihatinkan. Sepanjang musim kemarin, Ferrari hanya berhasil meraih podium pertama di GP Inggris. Selebihnya, Ferrari seperti kehilangan gregetnya untuk tampil optimal. Pembalap andal mereka, Fernando Alonso harus terlempar dari posisi tiga besar klasemen pembalap di akhir musim.

Berkaca dari rapor minus mereka di musim kemarin, Montezemolo yakin situasi serupa tidak akan terulang dan Ferrari akan segera bangkit dari keterpurukan. Berbagai rencana dia kemukakan menyongsong musim depan nanti.

“Pekerjaan masih berlanjut di semua area untuk meningkatkannya. Dari desain baru mobil, simulasi pekerjaan, hingga persiapan pit-stop untuk memulainya dan semuanya masih berjalan,” kata Di Montezemolo di kutip PlanetF1, Senin (19/12/2011).

Kendati telah melakukan persiapan matang menyambut musim depan, Di Montezemolo mengungkapkan masih ada terselip rasa kekecewaan melihat sepak terjang timnya yang jauh dari prediksi semula.

“Kami tidak senang dengan cara kami pergi tahun ini dan ini sangat luar biasa untuk menebus kesalahan diri kami sendiri, karena hasilnya tidak datang dari diri kami sendiri,” tutur Di Montezemolo.

Montezemolo yakin, menatap musim 2011 nanti timnya telah menyiapkan diri sebaik mungkin dengan etos kerja tim yang tidak berhenti untuk selalu tampil perfeksionis.

“Ini kerja keras salah satu dari Anda, ini datang dari kemampuan untuk menjadikannya sempurna, untuk memulainya dari pole position dan kemampuan ini merupakan kekuatan dari perusahaan kami," Di Montezemolo melanjutkan.

"Di samping, produk luar biasa di mana ada pria dan wanita yang menajubkan,” tutur Di
Montezemolo. "Semua bahan telah ditempatkan pada tempatnya untuk memulai
kemenangan lagi,” imbuhnya.
(edo)

Ricciardo dan Vergne Perkuat F1 Toro Rosso

18 Desember 2011



Tim F1 Toro Rosso mengumumkan bahwa menghadapi musim balap 2012 sebanyak 20 seri tidak lagi mengandalkan duet Sebastien Buemi dan Jaime Alguesuari. Posisi kedua pebalap yang sudah membela tim sejak 2006 itu akan diisi muka baru Daniel Ricciardo (Australia) dan Jean-Eric Vergne (Perancis).

Menurut Toro Rosso, keputusan mengganti formasi pebalap diambil berkaitan hubungan dengan sponsor Red Bull.Kedua pebalap telah menjadi bagian dari program Red Bull Junior Driver yang dipromosikan ke F1.

Tapi, Ricciardo (22) bukan orang baru di ajang balap jet darat. Tahun ini kelahiran Perth itu telah berlaga membela tim Hispania Racing mulai semester kedua. Prestasi sebelumnya, ia berhasil merebut juara Formula Renault 2.0 pada 2009, kemudian menang F3 di Inggris dan runner-up 2010 seri Renault 3.5.

Sementara Vergen memang sudah bergabung dengan Toro Rosso tahun ini. Ia ditampilkan hanya di sesi latihan bebas pertama. Sebelumnya, pebalap 21 tahun ini sempat menjuarai F3 Inggris tahun lalu.

"Ini benar-benar perjanjian yang luar biasa dab sesuatu yang saya inginkan sejak merasakan mobil Toro Rosso," ujar Ricciardo. "Saya sudah tidak sabar ingin bekerja yang dimulai dengan sesi tes."

Tak kalah semangat Vergne. "Saya berterima kasih kepada semua orang Red Bull yang telah mendukung. Saya siap menjalani tantangan di F1," tegasnya.

Bos tim Red Bull Franz Tost merasa senang dengan bergabungnya kedua pebalap. "Selama tahun lalu, baik Daniel dan Jean-Eric telah menunjukkan kemampuan dan saya berharap keduanya bisa memberi kontribusi yang signifikan tahun depan," harap Tost.
Sumber: autosport,espnf1

Argentina Berambisi Selenggarakan Kembali F1



Argentina kembali berminat menjadi tuan rumah
penyelenggaraan F1, setelah terakhir dilakukan pada 1998. Niat ini dipicu dengan telah dibangunnya sirkuit baru yang berlokasi di Zarate, sekitar 80 km di luar Buenos Aires.

Sirkuit baru itu didesain oleh tim Populous yang sukses mendesain ulang trek Silverstone (Inggris) dan mengerjakan sirkuit F1 di Mumbai, India. Panjang lintasan secara keseluruhan 5,5 km, "Tapi untuk jalur balap 4,7 km cukup ideal buat F1 dan lombaketahanan sekelas Le Mans," ungkap John Rhodes, Kepala Asosiasi Perancang Sirkuit Populous.

Rhodes menjelaskan lima tahun terakhir pihaknya telah mengembangkan teknologi, perangkat lunak, dan teknik desain melalui simulasi untuk menguji fisik sirkuit ini. Merintis teknik menggunakan simulasi dapat menciptakan secara topografi untuk kecepatan menengah.

Di soal balap F1, Argentina punya sejarah yang mengharumkan. Ketika balap jet darat
masuk ke tingkat kejuaraan dunia 1950, negeri pelahir pesepakbola kesohor seperti
Diego Maradona dan Leonel Messi ini langsung mengukir prestasi spektakular melalui
pebalap Juan-Manuel Fangio. Ia menyandang juara dunia 5 kali (1951 dan 1954-1957).

Pada era 1950-an, Argentina punya banyak pebalap berlaga di F1. Tercatat Oscar Galvia (1953), Jose Froilan Gonzales (1950-1960), Ono Morimon (1951-1954), Carlos Menditeguy (1953-1959), dan Robert Mieres (1953-1954). Tapi, dari semua itu, tidak satu pun punya prestasi hebat.

Malah, pada era 1960-an wakil Argentina tdak ada sama sekali. Baru 1970-an muncul Carlos Reutemann dengan prestasi cukup menggembirakan. Meski tidak sekalipun menyandang juara dunia, ia pernah menduduki runner up dunia pada 1981 bersama tim Williams dan 3 kali peringkat ketiga dunia (75,78, dan 80).

Selain Argentina, Meksiko dan Afrika Selatan juga berambis bisa menyelenggarakan F1 kembali. Termasuk juga Austria dan New Jersey, Amerika.
Sumber: Autosport,ESPNF1

Ricciardo dan Vergne Perkuat F1 Toro Rosso

16 Desember 2011



Tim F1 Toro Rosso mengumumkan bahwa menghadapi musim balap 2012 sebanyak 20 seri tidak lagi mengandalkan duet Sebastien Buemi dan Jaime Alguesuari. Posisi kedua pebalap yang sudah membela tim sejak 2006 itu akan diisi muka baru Daniel Ricciardo (Australia) dan Jean-Eric Vergne (Perancis).

Menurut Toro Rosso, keputusan mengganti formasi pebalap diambil berkaitan hubungan dengan sponsor Red Bull.Kedua pebalap telah menjadi bagian dari program Red Bull Junior Driver yang dipromosikan ke F1.

Tapi, Ricciardo (22) bukan orang baru di ajang balap jet darat. Tahun ini kelahiran Perth itu telah berlaga membela tim Hispania Racing mulai semester kedua. Prestasi sebelumnya, ia berhasil merebut juara Formula Renault 2.0 pada 2009, kemudian menang F3 di Inggris dan runner-up 2010 seri Renault 3.5.

Sementara Vergen memang sudah bergabung dengan Toro Rosso tahun ini. Ia ditampilkan hanya di sesi latihan bebas pertama. Sebelumnya, pebalap 21 tahun ini sempat menjuarai F3 Inggris tahun lalu.

"Ini benar-benar perjanjian yang luar biasa dab sesuatu yang saya inginkan sejak merasakan mobil Toro Rosso," ujar Ricciardo. "Saya sudah tidak sabar ingin bekerja yang dimulai dengan sesi tes."

Tak kalah semangat Vergne. "Saya berterima kasih kepada semua orang Red Bull yang telah mendukung. Saya siap menjalani tantangan di F1," tegasnya.

Bos tim Red Bull Franz Tost merasa senang dengan bergabungnya kedua pebalap. "Selama tahun lalu, baik Daniel dan Jean-Eric telah menunjukkan kemampuan dan saya berharap keduanya bisa memberi kontribusi yang signifikan tahun depan," harap Tost.
Sumber :
autosport,espnf1
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Moto GP News

Formula 1 News

Basketball News

Football Dan video unik

 

© Copyright Sekedar Info 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.